Gimana reaksi guru baca nama gue?


Lahir kemudian dinamakan Madeleine Natasya, dan orang baru biasanya salah manggil nama awal gue karena susah pengucapan yang kebetulan berasal dari negara Pak Putin. Kadang mereka sebut Meidelin, Madelin, Madeline ( serius pengucapan 'ne' bikin tambah aneh), dan akhirnya buat memudahkan memanggil gua bilang "panggil Natasya aja biar gampang". Kadang drama kecil nama ini selalu berlangsung di tahun ajaran baru selama gua sekolah bahkan sampai di universitas. Anak lain kalo dipanggil mungkin cuman membutuhkan kurang lebih satu atau dua detik, dan berlanjutlah ke nama lain. Giliran nama gue, bisa berjalan dari sepuluh detik. Hmm enggak, satu menit atau bisa jadi 10 menit. Oke mungkin dari kalian pas sekolah pernah denger nama aneh temen kalian, dan guru kalian memperlihatkan proses menelaah nama aneh tersebut dari raut mukanya. Kemudian tergantung guru tersebut, memutuskan melanjutkan absen selanjutnya atau berhenti dan menanyakan 'bagaimana nama tersebut di ucapakan' kepada si anak pemiliknya atau... membahas panjang nama tersebut dan membahas sejarah nama tersebut berdasarkan  'sepengetahuan' guru tersebut.

Drama kecil yang terus menerus berlangsung dihidup gua selama bersekolah ini membuat gua selalu 'menunggu' nama gua disebutkan dengan perasaan khawatir akan respon yang terjadi pada si guru pas baca nama gue. Terus terang gua pas nulis ini dan inget lagi tiap kejadiannya, irama jantung gue mulai agak cepat karena kebanyakan wajah guru - guru gue biasanya bakal ga enak, sepeti mengernyitkan kepala mereka entah dengan arti 'bertanya-tanya' atau kesel kaya... 'ini bacaannya apa sih' atau lagi kaya wajah sumringah dan seolah olah nunjukkin 'ah gua tau ini nama dari mana'.

Dimulai dari SD, ini yang paling bikin irama jantung gua yang paling cepet saat absensi berlangsung di kelas. Masih bodoh, polos dan takut dengan respon orang, khususnya orang - orang yang berkuasa menurut gua selain Pak Satpam yang suka jaga pager sekolah, sosok lainnya yaitu Guru yang baru pertama kali ngajar gua. Ketika mereka manggil dan berhenti agak lama, wajah mereka mengernyit (mungkin disini mau nanya sama pemilik namanya yaitu gua), kemudian mereka sebutkan asal - asalan (disini mereka kayanya mikir anak kecil pasti ditanya juga bingung. Sementara gua hanya selalu membenarkannya di dalam hati pengucapan nama gua yang bagus dan benar. Bahkan ada di waktu gua merasa dilema dengan prinsip pemanggilan nama gua selama ini dan akhirnya bertanya pada si pembuat nama kontemporer ini yaitu bokap gue. Bener adanya nama gua pengucapannya adalah 'Meidelin' kalau menurut pelafalan aslinya.

Kemudian gua ketemu guru Kewarganegaraan, nama beliau masih gua inget yaitu Pak Harto. Wawasan beliau yang luas soal pengetahuan sosial kayanya sampe internasional, dan terjadilah  momen beliau masuk dengan tubuh tambunnya dan kulit sedikit gelapnya ke ruang kelas gua pertama kali di kelas 2 SMP waktu itu. Ritual absensi berlangsung, dan berhentilah di nama gue. Beliau sebut nama gua sekali dengan 'Medelin', terus jauhin kertas absensi yang dibacanya dan semacam sadar suatu hal 'oh Meidelin'. Lalu berlanjutlah dengan proses mendedukasi tentang nama gue. "Jadi anak - anak nama Meidelin itu adalah tokoh perempuan pertama sebagai Perdana Menteri Amerika yang berketurunan...bla..bla..". Saat itu posisi gua sebagai anak baru gede (abg) mungkin bukan dalam golongan anak yang suka menjadi pusat perhatian, seketika menunduk dan berkata dalam hati "yailah ada lagi aja ini masalah nama, Tuhan!". Sampailah di bangku universitas dengan proses penyebutan nama ini lagi,  lalu dengan mudahnya gua menyimpulkan kalau ada guru yang salah penyebutan nama gue, baiklah dia orang biasa - biasa aja mungkin (biasanya 'Madeline'). Selain itu biasanya yang okelah bisa ditolerir, atau mirip dikit dengan yang benar (kadang mereka sebut Madelin) baik, doi jago bahasa inggris :) Dan kalo mereka bener (Meidelin) oke mereka tau itu nama asalnya dari mana dan kemungkinan wawasannya luas karena tau penyebutan itu nama dengan baik.

Jadi Madeleine emang di copy paste sama bokap gue dari nama salah satu anak kenalan bokap yang berkebangsaan Rusia (kalo kata doi salah satu dubes disana) yang namanya Madeleine. Alasan anaknya cantik jadi kepikiran bikin nama anaknya sendiri juga. Disini gua agak miris nama gua di copy paste  cuman gara - gara 'biar cantik'. Karena ketidak terimaan gua atas pengungkapan tersebut, bokap melanjutkan lagi dengan diplomatis. Kemudian dia menceritakan di masa itu (masa pas gua lahir), ada tokoh yang bernama Madeleine Albright seperti yang di ungkapin si Pak Harto kalo nama ini pemiliknya adalah seorang Perdana Menteri perempuan pertama di Amerika dengan keturunan Jewish. Boleh ditelaah sendiri bagi yang ngerti tentang sejarah Rusia, Israel, Amerika dan kemudian bisa disambung - sambungin dengan nama Madeleine yang gua punya sekarang.

Sekian cerita ke anehan nama ini dan sedikit hal - hal tidak pentingnya, yang kemudian gua putusin buat jadi nama blog ini. By the way, dari kalian ada yang punya temen dengan nama agak aneh di kelas? Atau bahkan kalian sendiri?

Komentar